Bukan sekadar tradisi, bukan pula ritual kosong gotong royong adalah mesin sosial yang mampu mengangkat desa dari keterpurukan, membangun infrastruktur tanpa anggaran besar, bahkan menciptakan kemandirian ekonomi dan sosial yang langka di era modern.

Banyak yang bertanya bagaimana mungkin desa-desa di pelosok Nusantara tanpa dana besar, tanpa investor asing, tanpa bantuan pemerintah yang maksimal bisa berdiri tegak, membangun jalan, sekolah, posyandu, bahkan destinasi wisata? Jawabannya sederhana mereka masih percaya pada kekuatan bersama.

Desa Bangkit Tanpa Utang, Cukup dengan Kerja Sama Ambil contoh Desa Sade di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Desa adat ini mempertahankan rumah-rumah tradisionalnya bukan karena bantuan pemerintah, tapi karena setiap warga ikut merawat, memperbaiki, dan menjaga kebersihan bersama.